Rendah Diri
Untuk engkau pujaanku pria yang sering berlalu di bawah rindangnya pohon di pelataran ruangan ilmu dari kecerdasanmu,gaya bicaramu dan rupamu membuat aku memuji Tuhan yang telah menciptakanmu begitu juga dengan wanita-wanita dari seluruh penjuru yang menghias dirinya mencoba mencuri hatimu mereka berbedak sampai pucat putih seperti hantu memakai pakaian terindah bagaikan seorang ratu sengaja berlalu lalang di depanmu demi harapan semu karena kau diam saja menganggap mereka tiada membuat mereka jauh lebih tergila-gila aku bukan wanita rupawan aku bukan anak hartawan aku bukan pula seorang cendekiawan hanya keberuntungan yang membuat aku bisa berdiri dihadapanmu,sang pujaan aku bukan orang yang pandai bicara atau punya pemikiran akan dunia yang begitu rupa hanya keajaiban Tuhan yang membuat mimpiku jadi kenyataan sehingga aku bisa berdiri dihadapanmu,wahai sang pujaan bagaimanakah aku dapat mengenalmu? Bagaimanakah aku dekat denganmu? Aku hanya bisa terdiam saat kita berpandangan...