Setahun Jadi Mahasiswa UI
Kurang lebih Hari ini setahun lalu...( 1 April 2009)
Saya resmi terdaftar sebagai mahasiswa UI...
Rasanya campur aduk dalam hati...senang sekali...rasanya bagai meledak-ledak...
Mungkin bagi beberapa orang biasa saja, tapi bagi saya tidak...Sangat luar biasa...
Sejak dua tahun lalu saya mencoba dengan penuh usaha tapi saya selalu gagal....
Saya ingin menyerah....Namun ada-ada saja hal yang membuat saya terus bersemangat.
Dengan hanya bermodal nekat dan keyakinan penuh, saya mendapatkannya..Ajaib !
Dan ketika saya pikirkan kembali, ada banyak ‘firasat’ dan‘keajaiban’ sebelum saya menjadi mahasiswa
UI dan saat saya mengikuti ujian Simak UI yang diadakan sebulan sebelumnya...
Yang bisa saya ucapkan hanya dua kata, saat saya mengenang masa-masa itu....
Thanks God !
I was hopeless with my majors and campus ago....so i decide to moved . It’s my choice !
あたし は 初めにから インドネシ大学 で 勉強すること が 欲しいだ!
それは私の夢です! このために、私 はいしょおけんめい勉強して...
Dan waktu pun berjalan.....
20 January 2009
Saya mendapat pekerjaan sebagai seorang pengajar di sebuah bimbel sebagai pengajar matematika. Dari bimbel inilah saya mendapat seluruh informasi mengenai SIMAK UI.
30 January 2009
Saya mendapat beasiswa dari kampus saya yang terdahulu dengan IP yang minim. Uang ini nantinya yang saya gunakan untuk mendaftar SIMAK UI. Karena saya berpikir,kalau untuk sekadar coba-coba ujian, takkan mungkin saya meminta uang dari orang tua saya. Lagipula kemungkinan saya untuk lulus sangatlah kecil. Mengingat saya sama sekali bukan pelajar SMA lagi ataupun mengikuti pelajaran di bimbel. Saya masih berfikir untuk itu...
16 February 2009
Selama rentang waktu dari tanggal 30 January hingga 15 February, selain banyak pekerjaan saya berfikir memilih jurusan yang akan saya pilih. Saya memilih mahasiswa reguler di dua jurusan yang menurut saya sesuai dengan kemampuan saya pada saat itu. Hari itu, hari terakhir pendaftaran. Semua BNI terdekat penuh. Saya membayar jam tiga kurang sedikit sebelum Bank tutup. Untungnya status pendaftaran saya aktif. Saya tidak terlambat membayar.
Sehari sebelumnya,saya masih sempat mempromosikan kampus saya yang terdahulu.
1 Maret 2009
Hari itu saya bangun pagi hari sekali untuk berangkat ke tempat ujian. Bahkan saya tidak sempat pamit kepada Ibu saya kalau saya akan pergi. Saya berangkat pagi sekali karena saya tidak tau dimana tempat ujian saya.
Ketika mendaftar online via internet, saya mendaftar di daerah Depok.
Karena saya pikir saya akan mendapat tempat ujian di kampus UI. Ternyata saya salah anggapan.
Ketika kartu ujian keluar, ternyata saya ditempatkan di Sebuah SMP di Depok.
Sungguh saya tidak tau tempatnya. Sejak tiga hari sebelumnya, Saya menanyakan kepada banyak teman yang bertempat tinggal di Depok..
Saya mulai panik karena tidak tau jalan. Dari puluhan SMS yang saya kirim sejak tiga hari sebelumnya, tepat hari itu hanya satu orang yang tau dan membalas sms saya. It’s from My lovely brother ! How lucky I’m !
Saya sampai di tempat ujian dengan selamat tiga puluh menit sebelum ujian berlangsung.
Namun, ada banyak masalah ketika ujian berlangsung
Pertama, panitia terlambat. Tampaknya mereka tidak siap. Bahkan mereka meminta waktu 10 menit dari waktu ujian untuk menempel nomer ujian di meja dan jendela.
Kedua. Kertas lembar jawaban komputer ujian bolak-balik. Karena saat itu UI sedang giat-giatnya dengan slogan “Go Green”. Sedangkan tempat saya ujian adalah sekolah yang mempunyai meja penuh lubang dan saya tidak punya papan jalan. Orang yang duduk di sebelah barat daya meminjamkan saya busur derajat. Sobat, sampai hari ini saya akan mengingat kebaikanmu itu...
Ketiga. Persiapan saya kurang. Bisa anda bayangkan hampir dua tahun, tentu saja saya melupakan banyak pelajaran ketika SMA. Semua postulat ujian masuk PTN tiba-tiba memenuhi pikiran saya . Saya teringat rumus yang dikatakan seorang teman sesama pengajar bimbel,”Kalau merasa benar satu nomer, maka tembak tiga nomer! Kemungkinan besar menembak benar jawaban soal adalah fifthy-fifthy”. Entah benar atau tidak, tapi saya mencoba trik itu.
Keempat. Tidak ada perpanjangan waktu saat ujian. Ujian tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Saya dan beberapa teman mencoba bernego dengan pengawas karena soal IPS terpadunya agak sulit,tapi kami gagal,panitia keras kepala. Time Goes On...
Kelima. Saat soal dikumpulkan, sang pengawas tiba-tiba menegur saya yang masih shock dengan soal-soal ujian, ”Nanti ketemu saya ya di UI !” .
Saya hanya bisa tersenyum kecut.
------ Dan setelah lima bulan dikampus ini, saya bertemu kembali dengannya tepat seperti yang ia katakan...Pengawas ruangan saya seorang mahasiswi Biologi angkatan 2007.------
1 April 2009
Pukul sembilan pagi sambil meservis printer, Saya mengecek nama saya di internet.
Dari 20 peserta yang seruangan dengan saya, hanya saya yang lulus sebagai mahasiswa reguler.....
Saya lirih...dalam hati bertanya-tanya, “Kenapa baru sekarang ?! Kenapa tidak sejak dahulu Tuhan ?!”.
Tiba-tiba saya teringat slogan seorang teman, “ Tidak ada kata terlambat, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”.
Setiap hari, sebelum tidur saya mencoba mengingat apa saja yang saya lakukan sepanjang hari yang saya lalui. Saya belajar bahwa Tuhan sangat mengasihi saya...Dia menginginkan sesuatu yang lebih dari saya...Dia tau keinginan saya....Dia telah meluluskan saya dari segala ujian yang berat yang telah saya lalui....
When i memorize all things that happen to me, i remember a sentences from Kung Fu Panda’s movie,
“There’s no accident”.... And Master Oogway was right !
-Tidak ada satu kebetulan di dunia ini tanpa seijin Tuhan-
And now on, i promise to my self. I’ll do my best . thank you very much to those who trust to me...Thank you very much...
いまでもまだおぼえてるよ.....
Special thanks for;
1. My Lord GOD
2. My Master..Buat kepercayaan penuh yang telah diberikan.
3. Richfister Santo Tobing, sang motivator dan penyemangat ! Lihat, aku datang padamu! Kugenapi semua janjiku ! Hahai...kapan traktir gw...?
4. Fandi Achmad Sofwan, sang penunjuk jalan ! Thanks Bang... Saya doakan skripsi anda lekas selesai....
5. Muhammad Rifqi, atas doa dan ucapannya yang menggugah perasaan. Thanks Bro..!
6. Adinda Paramitha, tempat curhat saya. Makasih bu..Anda salah satu teman wanita terbaik bagi saya..
7. Omi, teman seperjuangan saya...
8. Anin, Perancis 2007 kampus saya terdahulu... saingan saya...Semoga semester depan saya ospekin...semangat ya!
9. Teman - teman saya se-sivitas akademika FIB UI...Senang bisa bertemu,berkenalan dan bersahabat dengan kalian....
Saya resmi terdaftar sebagai mahasiswa UI...
Rasanya campur aduk dalam hati...senang sekali...rasanya bagai meledak-ledak...
Mungkin bagi beberapa orang biasa saja, tapi bagi saya tidak...Sangat luar biasa...
Sejak dua tahun lalu saya mencoba dengan penuh usaha tapi saya selalu gagal....
Saya ingin menyerah....Namun ada-ada saja hal yang membuat saya terus bersemangat.
Dengan hanya bermodal nekat dan keyakinan penuh, saya mendapatkannya..Ajaib !
Dan ketika saya pikirkan kembali, ada banyak ‘firasat’ dan‘keajaiban’ sebelum saya menjadi mahasiswa
UI dan saat saya mengikuti ujian Simak UI yang diadakan sebulan sebelumnya...
Yang bisa saya ucapkan hanya dua kata, saat saya mengenang masa-masa itu....
Thanks God !
I was hopeless with my majors and campus ago....so i decide to moved . It’s my choice !
あたし は 初めにから インドネシ大学 で 勉強すること が 欲しいだ!
それは私の夢です! このために、私 はいしょおけんめい勉強して...
Dan waktu pun berjalan.....
20 January 2009
Saya mendapat pekerjaan sebagai seorang pengajar di sebuah bimbel sebagai pengajar matematika. Dari bimbel inilah saya mendapat seluruh informasi mengenai SIMAK UI.
30 January 2009
Saya mendapat beasiswa dari kampus saya yang terdahulu dengan IP yang minim. Uang ini nantinya yang saya gunakan untuk mendaftar SIMAK UI. Karena saya berpikir,kalau untuk sekadar coba-coba ujian, takkan mungkin saya meminta uang dari orang tua saya. Lagipula kemungkinan saya untuk lulus sangatlah kecil. Mengingat saya sama sekali bukan pelajar SMA lagi ataupun mengikuti pelajaran di bimbel. Saya masih berfikir untuk itu...
16 February 2009
Selama rentang waktu dari tanggal 30 January hingga 15 February, selain banyak pekerjaan saya berfikir memilih jurusan yang akan saya pilih. Saya memilih mahasiswa reguler di dua jurusan yang menurut saya sesuai dengan kemampuan saya pada saat itu. Hari itu, hari terakhir pendaftaran. Semua BNI terdekat penuh. Saya membayar jam tiga kurang sedikit sebelum Bank tutup. Untungnya status pendaftaran saya aktif. Saya tidak terlambat membayar.
Sehari sebelumnya,saya masih sempat mempromosikan kampus saya yang terdahulu.
1 Maret 2009
Hari itu saya bangun pagi hari sekali untuk berangkat ke tempat ujian. Bahkan saya tidak sempat pamit kepada Ibu saya kalau saya akan pergi. Saya berangkat pagi sekali karena saya tidak tau dimana tempat ujian saya.
Ketika mendaftar online via internet, saya mendaftar di daerah Depok.
Karena saya pikir saya akan mendapat tempat ujian di kampus UI. Ternyata saya salah anggapan.
Ketika kartu ujian keluar, ternyata saya ditempatkan di Sebuah SMP di Depok.
Sungguh saya tidak tau tempatnya. Sejak tiga hari sebelumnya, Saya menanyakan kepada banyak teman yang bertempat tinggal di Depok..
Saya mulai panik karena tidak tau jalan. Dari puluhan SMS yang saya kirim sejak tiga hari sebelumnya, tepat hari itu hanya satu orang yang tau dan membalas sms saya. It’s from My lovely brother ! How lucky I’m !
Saya sampai di tempat ujian dengan selamat tiga puluh menit sebelum ujian berlangsung.
Namun, ada banyak masalah ketika ujian berlangsung
Pertama, panitia terlambat. Tampaknya mereka tidak siap. Bahkan mereka meminta waktu 10 menit dari waktu ujian untuk menempel nomer ujian di meja dan jendela.
Kedua. Kertas lembar jawaban komputer ujian bolak-balik. Karena saat itu UI sedang giat-giatnya dengan slogan “Go Green”. Sedangkan tempat saya ujian adalah sekolah yang mempunyai meja penuh lubang dan saya tidak punya papan jalan. Orang yang duduk di sebelah barat daya meminjamkan saya busur derajat. Sobat, sampai hari ini saya akan mengingat kebaikanmu itu...
Ketiga. Persiapan saya kurang. Bisa anda bayangkan hampir dua tahun, tentu saja saya melupakan banyak pelajaran ketika SMA. Semua postulat ujian masuk PTN tiba-tiba memenuhi pikiran saya . Saya teringat rumus yang dikatakan seorang teman sesama pengajar bimbel,”Kalau merasa benar satu nomer, maka tembak tiga nomer! Kemungkinan besar menembak benar jawaban soal adalah fifthy-fifthy”. Entah benar atau tidak, tapi saya mencoba trik itu.
Keempat. Tidak ada perpanjangan waktu saat ujian. Ujian tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Saya dan beberapa teman mencoba bernego dengan pengawas karena soal IPS terpadunya agak sulit,tapi kami gagal,panitia keras kepala. Time Goes On...
Kelima. Saat soal dikumpulkan, sang pengawas tiba-tiba menegur saya yang masih shock dengan soal-soal ujian, ”Nanti ketemu saya ya di UI !” .
Saya hanya bisa tersenyum kecut.
------ Dan setelah lima bulan dikampus ini, saya bertemu kembali dengannya tepat seperti yang ia katakan...Pengawas ruangan saya seorang mahasiswi Biologi angkatan 2007.------
1 April 2009
Pukul sembilan pagi sambil meservis printer, Saya mengecek nama saya di internet.
Dari 20 peserta yang seruangan dengan saya, hanya saya yang lulus sebagai mahasiswa reguler.....
Saya lirih...dalam hati bertanya-tanya, “Kenapa baru sekarang ?! Kenapa tidak sejak dahulu Tuhan ?!”.
Tiba-tiba saya teringat slogan seorang teman, “ Tidak ada kata terlambat, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”.
Setiap hari, sebelum tidur saya mencoba mengingat apa saja yang saya lakukan sepanjang hari yang saya lalui. Saya belajar bahwa Tuhan sangat mengasihi saya...Dia menginginkan sesuatu yang lebih dari saya...Dia tau keinginan saya....Dia telah meluluskan saya dari segala ujian yang berat yang telah saya lalui....
When i memorize all things that happen to me, i remember a sentences from Kung Fu Panda’s movie,
“There’s no accident”.... And Master Oogway was right !
-Tidak ada satu kebetulan di dunia ini tanpa seijin Tuhan-
And now on, i promise to my self. I’ll do my best . thank you very much to those who trust to me...Thank you very much...
いまでもまだおぼえてるよ.....
Special thanks for;
1. My Lord GOD
2. My Master..Buat kepercayaan penuh yang telah diberikan.
3. Richfister Santo Tobing, sang motivator dan penyemangat ! Lihat, aku datang padamu! Kugenapi semua janjiku ! Hahai...kapan traktir gw...?
4. Fandi Achmad Sofwan, sang penunjuk jalan ! Thanks Bang... Saya doakan skripsi anda lekas selesai....
5. Muhammad Rifqi, atas doa dan ucapannya yang menggugah perasaan. Thanks Bro..!
6. Adinda Paramitha, tempat curhat saya. Makasih bu..Anda salah satu teman wanita terbaik bagi saya..
7. Omi, teman seperjuangan saya...
8. Anin, Perancis 2007 kampus saya terdahulu... saingan saya...Semoga semester depan saya ospekin...semangat ya!
9. Teman - teman saya se-sivitas akademika FIB UI...Senang bisa bertemu,berkenalan dan bersahabat dengan kalian....
Komentar
Posting Komentar