Museum Penerangan TMII
****Museum, berdasarkan definisi yang diberikan International Council of Museums disingkat ICOM, adalah institusi permanen, nirlaba, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan. Karena itu ia bisa menjadi bahan studi oleh kalangan akademis, dokumentasi kekhasan masyarakat tertentu, ataupun dokumentasi dan pemikiran imajinatif di masa depan. Museum berakar dari kata Latin “museion”, yaitu kuil untuk sembilan dewi Muse, anak-anak Dewa Zeus yang tugas utamanya adalah menghibur. Dalam perkembangannya museion menjadi tempat kerja ahli-ahli pikir zaman Yunani kuna, seperti sekolahnya Pythagoras dan Plato. Dianggapnya tempat penyelidikan dan pendidikan filsafat sebagai ruang lingkup ilmu dan kesenian adalah tempat pembaktian diri terhadap ke sembilan Dewi Muse tadi. Museum yang tertua sebagai pusat ilmu dan kesenian adalah yang pernah terdapat di Iskandarsyah
Lama kelamaan gedung museum tersebut yang pada mulanya tempat pengumpulan benda-benda dan alat-alat yang diperlukan bagi penyelidikan ilmu dan kesenian, ada yang berubah menjadi tempat mengumpulkan benda-benda yang dianggap aneh. Perkembangan ini meningkat pada abad pertengahan dimana yang disebut museum adalah tempat benda-benda pribadi milik pangeran, bangsawan, para pencipta seni dan budaya, para pencipta ilmu pengetahuan, dimana dari kumpulan benda (koleksi) yang ada mencerminkan apa yang khusus menjadi minat dan perhatian pemiliknya.****
Senin kemarin dalam rangka Team Bulding bersama teman-teman sedepartemen, secara tidak sengaja kami mengunjungi Museum Penerangan yang letaknya berada di sebelah kanan Anjungan Provinsi Jambi. Hari itu pukul 13.00 –Jam satu siang- dan saya adalah orang ke 13 yang menandatangani daftar hadir kunjungan museum. Teman-teman yang lain –Saya juga- langsung menuju komputer tempat internet gratis ,hanya sebagian kecil yang melihat-lihat memutar. Tiba-tiba saya tersadar di sebelah kanan saya terdapat sebuah kamera yang pertama kali muncul di Indonesia dan saya menuju kesana.–Kamera tersebut Dalam keadaan yang sangat mengenaskan, tidak dikenakan pengaman sehingga pengunjung dengan senang hati dapat membongkar pasang -.Jauh berbeda ketika saya pameran photograpy Jepang di Japan Foundation. Bahkan Kamera dan photo yang sudah dipigura tidak boleh disentuh dan diberi batas pengunjung sejauh satu meter. Bahkan kamera-kamera yang terpajang tersebut masih bisa digunakan.
Lama kelamaan gedung museum tersebut yang pada mulanya tempat pengumpulan benda-benda dan alat-alat yang diperlukan bagi penyelidikan ilmu dan kesenian, ada yang berubah menjadi tempat mengumpulkan benda-benda yang dianggap aneh. Perkembangan ini meningkat pada abad pertengahan dimana yang disebut museum adalah tempat benda-benda pribadi milik pangeran, bangsawan, para pencipta seni dan budaya, para pencipta ilmu pengetahuan, dimana dari kumpulan benda (koleksi) yang ada mencerminkan apa yang khusus menjadi minat dan perhatian pemiliknya.****
Senin kemarin dalam rangka Team Bulding bersama teman-teman sedepartemen, secara tidak sengaja kami mengunjungi Museum Penerangan yang letaknya berada di sebelah kanan Anjungan Provinsi Jambi. Hari itu pukul 13.00 –Jam satu siang- dan saya adalah orang ke 13 yang menandatangani daftar hadir kunjungan museum. Teman-teman yang lain –Saya juga- langsung menuju komputer tempat internet gratis ,hanya sebagian kecil yang melihat-lihat memutar. Tiba-tiba saya tersadar di sebelah kanan saya terdapat sebuah kamera yang pertama kali muncul di Indonesia dan saya menuju kesana.–Kamera tersebut Dalam keadaan yang sangat mengenaskan, tidak dikenakan pengaman sehingga pengunjung dengan senang hati dapat membongkar pasang -.Jauh berbeda ketika saya pameran photograpy Jepang di Japan Foundation. Bahkan Kamera dan photo yang sudah dipigura tidak boleh disentuh dan diberi batas pengunjung sejauh satu meter. Bahkan kamera-kamera yang terpajang tersebut masih bisa digunakan.

Komentar
Posting Komentar